Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kabupaten Sleman

Mau??? Memperoleh Pendapatan Tambahan??

E-mail Print PDF

Oleh Ir. Yuni Mundiari

Saat waktu luang kadang terlintas di benak kita, usaha apa yang bisa memberikan tambahan pendapatan? Atau bagi remaja yang baru menyelesaikan sekolah S1, D3 atau SMA, dan tidak ada dukungan biaya melanjutkan sekolah… maka dalam pikiran timbul pertanyaan…usaha apa yang bisa menghasilkan pendapatan? Mengapa tidak dicoba terjun di usaha peternakan? Selanjutnya muncul pertanyaan di benak bahwa usaha peternakan tentu perlu tempat luas dan modal yang besar.

Ada usaha peternakan yang bias dicoba untuk dikembangkan, yang tidak membutuhkan lahan luas, modal awal dan biaya operasional tinggi. Salah satunya adalah usaha ternak puyuh. Yang perlu diingat apabila anda mau menekuni pengembangan ternak puyuh ini adalah pastikan dulu bahwa anda telah mempunyai pengetahuan yang cukup tentang budidaya puyuh dan memiliki link atau jaringan pasar yang mau menerima produk ternak puyuh anda, misalnya para penjual/pengolah telur puyuh, daging puyuh goring/bakar dsb. Untuk memperoleh wawasan tentang peternakan puyuh, anda bias membuka buku-buku panduan pengembangan ternak puyuh, konsultasi dengan para penyuluh peternakan, atau langsung melihat dan menanyakan pada peternak puyuh yang sudah anda kenal.

Mengapa ternak puyuh???? Ada banyak keunggulan apabila kita mengusahakan dan mengembangkan ternak puyuh diantaranya: tidak memrlukan lahan luas; modal awal dan biaya operasional tidak terlalu tinggi dibandingkan usaha ternak lain; semua bagian tubuh puyuh bisa dijual (telur, daging, bulu dan kotoran); produk telur dan dagingnya merupakan penunjang pemenuhan gizi yang tidak terlampau mahal sehingga memiliki konsumen segala lapisan masyarakat; belum dikuasai oleh para pengusaha besar ; tidak menyita waktu banyak dalam pengelolaannya; cepat berproduksi (umur 41 hari sudah mulai bertelur), produksi telur tinggi berkisar 150-300 butir/tahun dan peluang pasar masih menjanjikan.

Warga di wilayah Kabupaten Sleman yang berkecimpung di peternakan puyuh baik dari hulu sampai hilir masih relatif sedikit. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan telur puyuh masih mendatangkan dari luar Sleman, jadi masih ada peluang besar beternak puyuh. Kondisi peternakan puyuh di Kabupaten Sleman Tahun 2009 sebagai berikut:
            Populasi                         = 949.478 ekor
            Peternak                        = 265 orang
            Produksi telur                 = 1.242,54 ton
            Pedagang telur puyuh     = 28 orang
            Kapasitas Usaha              = 6,274 ton/bln
            Pengolah hasil                = 28 orang
            Pemasukan telur             =127,07 ton/th
            Pengeluaran telur           = 28,79 ton/th

Analisa Usaha Ternak Puyuh dengan skala usaha 2.000 ekor (selama 1 tahun, posisi tahun 2009)
Modal awal:
Puyuh betina                                               = 2.000 x Rp. 12.500,-                = Rp. 25.000.000,-
Kandang 5 tingkat, ukuran 0,6 x 1,8 m        = 8 un x Rp.750.000,-                = Rp.   6.000.000,-
Peralatan (tempat minum, lampu, ember sekop dll)                                      = Rp.      500.000,-
Ruangan (tempat kandang dan gudang
Tempat pakan ukuran 6x7m                        = 6x7xRp. 300.000,-                   = Rp. 12.600.000,-
                                                                 --------------------------------------------------------------------
                                                           Jumlah                                      = Rp  44.100.000,-

 Biaya-biaya:
Pakan                                                   = 146 sak x Rp. 180.000,-          = Rp. 26.280.000,-
Kesehatan                                                                                                = Rp.      400.000,-
Tenaga kerja (1 hari=3 orang)                  = 12 bln x Rp. Rp. 400.000,-      = Rp.   4.800.000,-
Penyusutan :
                        Kandang                                                                         = Rp.   1.250.000,-
                        Ruang dan gudang                                                         = Rp.   1.250.000,-
                        Peralatan                                                                        = Rp.   1.250.000,-
                                                                  ------------------------------------------------------------------
                                                             Jumlah                                     = Rp.  34.240.000,-

Hasil Penjualan:

Telur                             80% x 1.900 x 365 x Rp. 175,-                           = Rp.  97.090.000,-
Puyuh afkir                    1.900 ekor x Rp. 5.000,-                                     = Rp.    9.500.000,-
                                                                   ------------------------------------------------------------------
                                                                 Jumlah                                     = Rp.106.590.000,-

 Pendapatan selama satu tahun = Hasil penjualan - modal awal – biaya
                                            = Rp. 106.590.000 – Rp.34.240.000 – Rp.44.100.000
                                            = Rp  28.250.000

Jadi pendapat perbulan = Rp. 2.354.166,67,-

Dengan mengusahakan puyuh skala 2000 ekor bias sama dengan gaji PNS Gol IIId
So bagaimana ya ? Yakinkan diri anda dan mulailah berwirausaha dengan mengembangkan ternak puyuh!!!

                                               

Last Updated ( Kamis, 08 April 2010 14:17 )  
Kamis, 09 September 2010 10:22:42

Agenda Terbaru

Harga Pasar di Sleman

Jenis Harga
I PADI PALAWIJA
Gabah kering giling IR 64 = Rp 2.950/kg

Beras Cisedane
=
Rp 5.405/kg
Beras IR64 (kw 2) = Rp 5.436/Kg
Beras Mentik = Rp 6.284/Kg
Jagung Pipil kuning kering = Rp 2.692/Kg
Jagung Pipil Putih = Rp 3.002/kg
Kedelai Putih Wose kering = Rp 6.005/Kg
Kedelai Hitam kering = Rp 8.481/kg
Kacang Tanah Wose kering = Rp 13.434/Kg
Kacang tanah polong = Rp 5.980/kg
Kacang Hijau Wose kering = Rp 9.936/Kg
Kacang tolo = Rp 7.669/kg
Ubi Jalar Umbi Basah
= Rp 2.559/Kg
Ubi Kayu Umbi Basah
= Rp 1.627/Kg
II SAYUR-MAYUR
Bayam = Rp 3.559/kg
Kangkung = Rp 3.314/kg
Kacang panjang
= Rp 4.450/kg
Terong = Rp 4.105/kg
Jipang = Rp 3.834/kg
Sawi = Rp 3.793/kg
Pare = Rp 3.927/kg
Ketimun = Rp 2.609/kg
Cabe Merah
= Rp 25.977/Kg
Cabe Rawit = Rp 25.104/kg
Bawang merah
= Rp 13.241/Kg
Bawang putih
= Rp 21.594/kg
Kobis = Rp 6.432/kg
Kentang = Rp 6.078/kg
Wortel = Rp 6.321/kg
Loncang = Rp 5.674/kg
Tomat = Rp 7.294/kg
Buncis = Rp 4.979/kg
Kubis Bunga = Rp 8.449/kg
Jamur Kuping Kering = Rp 51.458/kg
Jamur Tiram Basah = Rp 10.208/kg
III BUAH-BUAHAN
Jeruk = Rp 8.991/kg
Mangga = Rp 8.531/kg
Rambutan = Rp -/kg
Durian = Rp -/kg
Alpokat = Rp 8.500/kg
Kelengkeng = Rp 13.500/kg
Nanas = Rp 3.531/kg
Pisang Ambon sisir sedang = Rp 6.480/kg
Pisang kepok sisir sedang = Rp 6.214/kg
Semangka = Rp 3.775 /kg
Sawo = Rp 4.130/kg
Pepaya = Rp 3.816/kg
Sirkoyo = Rp 3.500/kg
Manggis = Rp 6.250/kg
Salak Pondoh = Rp 7.033/kg
Salak Gading = Rp 6.167/kg
VI DAGING & TELUR
Daging Sapi
= Rp 60.000/Kg
Daging kerbau = Rp 60.000/kg
Daging Kuda = Rp 45.000/kg
Daging kambing = Rp 60.000/kg
Daging Ayam Boiler/ras
= Rp 22.000/Kg
Daging Ayam Kampung = Rp 25.000/Kg
Telur Ayam Boiler/ras = Rp 11.800/Kg
Telur Ayam Kampung = Rp 1.000/Butir
Telur Itik = Rp 1.100/Butir
Telur Puyuh = Rp 170/butir
Susu Sapi perah = Rp 5.000/lt
Susu kambing PE = Rp 25.000/lt
V IKAN
Kembung Sedang = Rp 15.000/Kg
Bandeng Besar = Rp 20.000/Kg
Udang Sedang = Rp 32.000/Kg
Lele Sedang = Rp 12.500/Kg
Nila Hitam Sedang = Rp 15.000/Kg
Lokasi
TPH : Pasar Prambanan,  Godean, Gamping, Pakem, Sleman, Depok
Ikan : Pasar Colombo, Gejayan
Ternak : Pasar Sleman

Harga Pasar D.I.Yogyakarta

Prakiraan Cuaca

Yogyakarta, Indonesia
Suhu: N/A
Suhu Terasa: N/A
Kelembaban: N/A
Kecepatan Angin: N/A
Arah Angin: N/A
Tekanan Udara: N/A
Prakiraan Lengkap
You are here: Home Artikel Mau??? Memperoleh Pendapatan Tambahan??

Berita Terbaru

Berita Favorit

Jajak Pendapat

Data / Informasi apa yang Anda butuhkan dalam website ini ?