PENDAHULUAN
Didalam rangka pengembangan agribisnis pertanian khususnya pada sub sektor peternakan Kabupaten Sleman di tempuh dengan berbagai upaya kegiatan antara lain peningkatan kualitas SDM, pengembangan dan penumbuhan kelembagaan kelompok, peningkatan sarana prasarana, penerapan teknologi tepat guna, pengendalian penyakit dan penguatan modal peternakan.
Salah satu permasalahan yang ikut berperan menghambat laju pengembangan usaha peternakan di tingkat petani peternak adalah masalah keterbatasan permodalan, sehingga stimulasi dana pinjaman penguatan modal sangat di butuhkan untuk mempercepat penumbuhan dan peningkatan perekonomian masyarakat dengan basis usaha pertanian .
Program Penguatan modal peternakan ikut mendorong dan memacu tumbuhnya semangat dan motivasi usaha peternakan secara terpadu baik dalam aspek ekonomi, social, kelembagan masyarakat, kesehatan lingkungan maupun aspek keamanan dan ketertiban masyarakat
Alokasi penguatan modal peternakan yang telah berjalan belum dapat merata di seluruh kelompok / anggota tani ternak yang ada di Kabupaten Sleman dan sampai saat ini baru mencapai sekitar 25 - 40 %, sehingga program penguatan modal tersebut pada tahun 2007 ini terus kita laksanakan dengan semakin kita sempurnakan system dan mekanisme pelaksanaannya agar lebih efektif dan efisien sesuai dengan tujuan dan sasaran program penguatan modal .